Sabtu, 18 Juli 2020

ILMU EKONOMI

A. PENGERTIAN ILMU EKONOMI

       Istilah ekonomi berasal dari kata bahasa Yunani, yaitu oikosnomous atau oikonomia yang artinya manajemen urusan rumah tangga, khususnya penyediaan dan administrasi pendapatan. Pengertian ekonomi semakin berkembang. Sejak penggunaan kekayaan sumber daya secara fundamental perlu diadakan efisiensi, termasuk pekerja dan produksinya maka dalam bahasa modern istilah ekonomi tersebut menunjuk terhadap prinsip usaha maupun metode untuk mencapai tujuan dengan meminimalkan pengorbanan.
       Menurut Albert L. Meyers, ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempersoalkan kebutuhan dan pemuasan kebutuhan manusia. Aspek pemuas kebutuhan itulah yang menurut Richad G. Lipsey menimbulkan masalah dalam ekonomi, yaitu adanya kenyataan yang senjang karena kebutuhan manusia terhadap barang dan jasa jumlahnya tidak terbatas, di lain pihak barang dan jasa sebagai alat pemuas kebutuhan sifatnya terbatas. Lipsey mengemukakan, ilmu ekonomi mempelajari pemanfaatan sumber daya yang terbatas guna memenuhi keinginan manusia yang tidak terbatas.
       Ahli ekonomi lainnya, J.L. Meij mengemukakan ilmu ekonomi adalah ilmu tentang usaha manusia ke arah kemakmuran. Pendapat tersebut sangat realistik karena ditinjau dari aspek ekonomi dimana manusia sebagai makhluk ekonomi (homo economicus), pada hakikatnya mengarah pada pencapaian kemakmuran. Menurut A. Samuelson, ilmu ekonomi merupakan ilmu pilihan. Ilmu yang mempelajari bagaimana orang memilih penggunaan sumber-sumber daya yang langka atau terbatas untuk memproduksi berbagai komoditi dan menyalurkannya kepada berbagai anggota masyarakat untuk segera dikonsumsi.
       Selanjutnya menurut Mankiw, ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana masyarakat mengelola sumber daya yang terbatas. Menurutnya, pada sebagian besar masyarakat, sumber daya yang terbatas tidak dialokasikan oleh diktator dengan kekuatan yang penuh melainkan melalui tindakan kombinasi dari berjuta-juta rumah tangga dan perusahaan. Dari berbagai pendapat tersebut dapat ditarik kesimpulan, ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari usaha manusia untuk memenuhi kebutuhannya dalam mencapai kemakmuran dengan memilih penggunaan sumber daya produksi  yang mempunyai sifat langka atau terbatas.

Sumber : 
Ismawanto, Inna Ratna Sari Dewi. 2014. Ekonomi  1. Kelompok Peminatan Ilmu Sosial Kelas X. Surakarta: CV Putra Kertonatan
Ismawanto. 2017. PanduanMateri Sukses Olimpiade Sains Ekonomi Jilid 1 (Makro dan Mikro). Jakarta: Bina Prestasi Insani.

Rabu, 23 Mei 2012

Regresi Berganda


      Analisis regresi berganda (Multivariate Regression) adalah alat untuk meramalkan nilai pengaruh dua variabel bebas atau lebih terhadap satu variabel terikat guna membuktikan ada tidaknya pengaruh fungsional atau hubungan kausal antara dua atau lebih variabel bebas X1,X2,.....Xi terhadap suatu variabel terikat Y.
Analisis regresi berganda dapat dinyatakan dengan persamaan berikut.
Y = a + b1X1 + b2X2 + …… + bnXn
Dimana:
Y adalah variabel tak bebas/ terikat
X adalah variabel-variabel bebas
a adalah konstanta (intersept)
b adalah koefisien regresi/ nilai parameter

Pengujian Hipotesis Distribusi t Pada Model Regresi Berganda
Uji t pada dasarnya menunjukkan seberapa jauh pengaruh satu variabel bebas secara individual dalam menerangkan variasi variabel terikat. Tujuan dari uji t adalah untuk menguji koefisien regresi secara individual.
  • Hipotesa Nol = Ho
Ho adalah satu pernyataan mengenai nilai parameter populasi. Ho merupakan hipotesis statistik yang akan diuji hipotesis nihil.
  • Hipotesa alternatif = Ha
Ha adalah satu pernyataan yang diterima jika data sampel memberikan cukup bukti bahwa hipotesa nol adalah salah.

Langkah-langkah/ urutan menguji hipotesa dengan distribusi t
1. Merumuskan hipotesa
Ho : βi = 0, artinya variabel bebas bukan merupakan penjelas yang signifikan terhadap variabel terikat
Ha : βi ≠ 0, artinya variabel bebas merupakan penjelas yang signifikan terhadap variabel terikat.
2. Menentukan taraf nyata/ level of significance = α
Taraf nyata / derajad keyakinan yang digunakan sebesar α = 1%, 5%, 10%, dengan:
df = n – k
Dimana:
df = degree of freedom/ derajad kebebasan
n = Jumlah sampel
k = banyaknya koefisien regresi + konstanta
3. Menentukan daerah keputusan, yaitu daerah dimana hipotesa nol diterima atau tidak.
Untuk mengetahui kebenaran hipotesis digunakan kriteria sebagai berikut.
Ho diterima apabila –t (α / 2; n – k) ≤ t hitung ≤ t (α / 2; n – k), artinya tidak ada pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat.
Ho ditolak apabila t hitung > t (α / 2; n– k) atau –t hitung < -t (α / 2; n – k), artinya ada pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat.
Uji t
4. Menentukan uji statistik (Rule of the test)
5. Mengambil keputusan
Keputusan bisa menolak Ho atau menolak Ho menerima Ha.
Nilai t tabel yang diperoleh dibandingkan nilai t hitung, bila t hitung lebih besar dari t tabel, maka Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel independent berpengaruh pada variabel dependent.
Apabila t hitung lebih kecil dari t tabel, maka Ho diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel independen tidak berpengaruh terhadap variabel dependen.
Pengujian Hipotesis Distribusi F Pada Model Regresi Berganda
Tabel F dilakukan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel terikat.
Langkah-langkah/ urutan menguji hipotesa dengan distribusi F
1. Merumuskan hipotesa
Ho : β1 = β2 = β3 = β4 = 0, berarti secara bersama-sama tidak ada pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.
Ha : β1 ≠ β2 ≠ β3 ≠ β4 ≠ 0, berarti secara bersama-sama ada pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.
2. Menentukan taraf nyata/ level of significance = α
Taraf nyata / derajad keyakinan yang digunakan sebesar α = 1%, 5%, 10%. Derajat bebas (df) dalam distribusi F ada dua, yaitu :
df numerator = dfn = df1 =  k – 1
df denumerator = dfd =  df2 = n – k
Dimana:
df = degree of freedom/ derajad kebebasan
n = Jumlah sampel
k = banyaknya koefisien regresi
3. Menentukan daerah keputusan, yaitu daerah dimana hipotesa nol diterima atau tidak
Ho diterima apabila F hitung ≤ F tabel, artinya semua variabel bebas secara bersama-sama bukan merupakan variabel penjelas yang signifikan terhadap variabel terikat.
Ho ditolak apabila F hitung > F tabel, artinya semua variabel bebas secara bersama-sama merupakan penjelas yang signifikan terhadap variabel terikat.
4. Menentukan uji statistic nilai F
Bentuk distribusi F selalu bernilai positif
Gambar Uji F
5. Mengambil keputusan
Keputusan bisa menolak Ho atau menerima Ha.
Nilai F tabel yang diperoleh dibanding dengan nilai F hitung apabila F hitung > F tabel, maka ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara variabel independen dengan variabel dependen.

Untuk mempermudah kerja anda, sebaiknya gunakan software pengolah data seperti SPSS (Statistical Product Service Solution)

Selasa, 05 Juli 2011

Cara Mudah Mengingat Saldo Normal Akun

Saldo normal adalah pengelompokkan kode perkiraan atau akun yang merupakan salah satu bagian dari prinsip pembukuan akuntansi berpasangan. Setiap akun memiliki saldo normal. Saldo normal akun terdiri dari debit atau kredit. Akun yang memiliki saldo normal debit akan mengalami penambahan nilai jika terjadi transaksi keuangan pada sisi debit. Akun yang memiliki saldo normal kredit akan mengalami penambahan nilai jika terjadi transaksi keuangan pada sisi kredit.
Untuk memudahkan anda mengingat saldo normal akun, apakah berada di debet atau di kredit. Berikut cara mudah untuk mengingatnya:
1.     Anda harus mengetahui persamaan dasar akuntansi yaitu:
Harta = Hutang + Modal

Harta = Hutang + Modal – Beban
Harta + Beban = Hutang + Modal + Pendapatan
2.     Pada umumnya sebelah kiri adalah Debit dan sebelah kanan adalah Kredit. Jika dilihat dari persamaan dasar akuntansi di atas, maka untuk mengetahui saldo normalnya adalah dengan melihat posisi dari masing-masing akun. Untuk akun harta dan beban berada di sebelah kiri dari “ = ” , maka saldo normalnya adalah di Debit. Begitu sebaliknya, untuk akun hutang, modal, dan pendapatan berada di sebelah kanan “ = “ , maka saldo normalnya adalah di Kredit.

Nama Akun                   Debet               Kredit
Harta                                +                       -    
Beban                               +                       -
Hutang                              -                       +
Modal                               -                       +
Pendapatan                       -                       +

Sabtu, 02 Juli 2011

Gambaran Umum Tentang Akuntansi


I.      Pengertian akuntansi
Akuntansi adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan penyajian dengan cara-cara tertentu, terhadap transaksi keuangan yang terjadi dalam perusahaan atau organisasi lain. Dari pengertian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa.
1. Objek kegiatan akuntansi adalah transaksi keuangan, yaitu peristiwa-peristiwa atau kejadian-kejadian yang menyangkut perubahan aktiva, hutang, dan modal yang dinyatakan dalam satuan uang.
2. Kegiatan akuntansi terdiri dari pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan penyajian transaksi keuangan ke dalam laporan keuangan.

II.    Pemakai Informasi Akuntansi
   Pemakai informasi akuntansi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu:

Pihak Intern
Pihak yang menyelenggarakan usaha dan berhubungan langsung dengan perusahaan.
Pihak-pihak intern, antara lain:
- manajemen puncak
- manajer divisi
- staf akuntansi
- karyawan
Pihak Ekstern
Pihak yang berkepentingan dengan perusahaan, tetapi tidak terlibat secara langsung dalam membuat berbagai keputusan dan kebijakan operasional perusahaan.
Pihak-pihak ekstern antara lain:
a. investor/pemilik
b. kreditor
c. pelanggan
d. pemasok
e. pemerintah
f. masyarakat umum