Selasa, 05 Juli 2011

Cara Mudah Mengingat Saldo Normal Akun

Saldo normal adalah pengelompokkan kode perkiraan atau akun yang merupakan salah satu bagian dari prinsip pembukuan akuntansi berpasangan. Setiap akun memiliki saldo normal. Saldo normal akun terdiri dari debit atau kredit. Akun yang memiliki saldo normal debit akan mengalami penambahan nilai jika terjadi transaksi keuangan pada sisi debit. Akun yang memiliki saldo normal kredit akan mengalami penambahan nilai jika terjadi transaksi keuangan pada sisi kredit.
Untuk memudahkan anda mengingat saldo normal akun, apakah berada di debet atau di kredit. Berikut cara mudah untuk mengingatnya:
1.     Anda harus mengetahui persamaan dasar akuntansi yaitu:
Harta = Hutang + Modal

Harta = Hutang + Modal – Beban
Harta + Beban = Hutang + Modal + Pendapatan
2.     Pada umumnya sebelah kiri adalah Debit dan sebelah kanan adalah Kredit. Jika dilihat dari persamaan dasar akuntansi di atas, maka untuk mengetahui saldo normalnya adalah dengan melihat posisi dari masing-masing akun. Untuk akun harta dan beban berada di sebelah kiri dari “ = ” , maka saldo normalnya adalah di Debit. Begitu sebaliknya, untuk akun hutang, modal, dan pendapatan berada di sebelah kanan “ = “ , maka saldo normalnya adalah di Kredit.

Nama Akun                   Debet               Kredit
Harta                                +                       -    
Beban                               +                       -
Hutang                              -                       +
Modal                               -                       +
Pendapatan                       -                       +

Sabtu, 02 Juli 2011

Gambaran Umum Tentang Akuntansi


I.      Pengertian akuntansi
Akuntansi adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan penyajian dengan cara-cara tertentu, terhadap transaksi keuangan yang terjadi dalam perusahaan atau organisasi lain. Dari pengertian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa.
1. Objek kegiatan akuntansi adalah transaksi keuangan, yaitu peristiwa-peristiwa atau kejadian-kejadian yang menyangkut perubahan aktiva, hutang, dan modal yang dinyatakan dalam satuan uang.
2. Kegiatan akuntansi terdiri dari pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan penyajian transaksi keuangan ke dalam laporan keuangan.

II.    Pemakai Informasi Akuntansi
   Pemakai informasi akuntansi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu:

Pihak Intern
Pihak yang menyelenggarakan usaha dan berhubungan langsung dengan perusahaan.
Pihak-pihak intern, antara lain:
- manajemen puncak
- manajer divisi
- staf akuntansi
- karyawan
Pihak Ekstern
Pihak yang berkepentingan dengan perusahaan, tetapi tidak terlibat secara langsung dalam membuat berbagai keputusan dan kebijakan operasional perusahaan.
Pihak-pihak ekstern antara lain:
a. investor/pemilik
b. kreditor
c. pelanggan
d. pemasok
e. pemerintah
f. masyarakat umum